Wednesday, February 11, 2015

Kisah Nabi Muhammad SAW menjelang ajal

Betapa mulia dan indahnya akhlak baginda Ya Rasulullah SAW Mengingatkan kita sewaktu sakratul maut.
Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah,
"Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah dan Al Qur'an. Barang siapa mencintai sunnahku, berati mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga bersama aku".

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu persatu.
Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya. Ustman menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.

"Rasulullah akan meninggalkan kita semua," desah hati semua sahabat kala itu.

Manusia tercinta itu, hampir usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar.
Saat itu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu, kalau bisa.
Matahari kian tinggi, tapi pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam.
"Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk,

"Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.
Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?".

"Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,"tutur Fatimah lembut.
Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.
"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakan tangisnya.
Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut bersama menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. " Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah.

"Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti rohmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril.
Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.
"Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi.
"Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"

"Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.

"Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Perlahan Rasulullah mengaduh.
Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. 
"Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. 
"Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril.
Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi.
"Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku."
Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.
Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali mendekatkan telinganya.
"Uushiikum bis-shalaati, wamaa malakat aimaanukum - peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu."


Di luar, pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan.
Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. 

"Ummatii, ummatii, ummatiii!" -
"Umatku, umatku, umatku"
Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu.

Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? 
Allaahumma sholli 'alaa Muhammad wa'alaihi wasahbihi wasallim.
Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.
Usah gelisah apabila dibenci manusia karena masih banyak yang menyayangimu di dunia,
tapi gelisahlah apabila dibenci Allah karena tiada lagi yang mengasihmu di akhirat kelak. :)
subhanallah :)

Tuesday, February 10, 2015

Tips cantik atasi mata sembab karena lelah secara Alami


         
wanita tentu menginginkan mata yang indah, cantik dan segar meskipun dalam keadaan lelah sekalipun. Mata lelah akan sangat mudah terlihat sembab dan nampak kurang semangat. Banyak hal yang bisa menjadikan mata sembab antara lain adalah karena pekerjaan yang menumpuk, terlalu banyak menangis, terlalu banyak di depan layar komputer dan juga karena begadang. Lalu, bagaimana untuk mengatasi mata sembab agar mata tetap cantik dan segar?

Dilansir dari vemale.com , 6 tips atasi mata sembab karena lelah secara alami, yaitu :


1. Es Batu
Mengompres mata dengan es batu akan mengurangi sembab dan bengkak pada mata. Bilas muka terlebih dahulu dengan air bersih sebelum mengompres mata menggunakan es batu. Mengompres mata bisa dilakukan dengan bantuan sapu tangan. Jika tidak ingin terlalu basah, kamu bisa menggunakan sendok yang telah didiamkan dalam almari es lalu mengompreskannya pada mata.
2. Air Putih
Selain bagus untuk kesehatan kulit, air putih juga sangat baik dalam proses pengempisan mata sembab dan bengkak. Perbanyaklah minum air putih setiap harinya. Selain meminumnya, kamu  juga perlu membasuh muka dengan air. Tapi ingat, memiliki mata cantik tidak cukup dengan banyak-banyak minum air putih dan membasuh muka. Untuk mata cantik, segar dan terbebas dari sembab, Anda sangat perlu menghindari minuman manis, minuman bersoda, minuman mengandung kafein dan minuman instan lainnya.
3. Garam
Mata sembab dan bengkak akan mudah menyusut ketika kamu memanfaatkan garam. Caranya cukup mudah, campurkan satu sendok garam ke dalam satu liter air, aduk hingga rata dan celupkan kapas ataupun sapu tangan ke dalamnya. Kompreskan ke mata kamu girls. Tapi ingat, kamu harus hati-hati karena garam bisa membuat mata perih. Gunakan secara pelan dan pastikan tidak terjadi iritasi saat mengompres mata sembab dengan air garam.

4. Teh
Kandungan kafein di dalam teh hijau maupun teh hitam mampu mengurangi sembab dan gangguan lain pada mata. Dengan mengompres mata menggunakan teh yang direndam pada air hangat disinyalir mampu mengurangi sembab dan bengkak pada mata. Untuk teh celup, kamu  bisa mengaplikasikannya secara langsung. Sedangkan untuk teh tabur, gunakan kapas yang dicelupkan ke dalam air teh sebagai pengompres.

5. Mentimun
Kandungan astrigent dalam mentimun disinyalir sangat baik dalam mengatasi mata sembab dan bengkak. Mentimun dipercaya sangat berguna bagi Anda yang menginginkan mata cantik dan segar. Caranya cukup mudah, iris mentimun tipis-tipis lalu letakkan pada kelopak mata. lakukan rutin setiap hari.

6. Kentang
Siapkan kentang segar, cuci hingga bersih, kupas kulitnya lalu iris tipis-tipis sehingga bisa digunakan sebagai masker pada kelopak mata. Selain diiris tipis, masker kentang untuk mata sembab bisa digunakan dengan menghaluskan kentang. Celupkan kapas atau sapu tangan ke dalam air kentang lalu meletakkan kapas di mata Anda. Cara ini bisa mengurangi mata sembab. Dan matapun bisa nampak cantik, segar serta bersinar.

itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan dirumah. tapi ingat, tidak semua bahan alami cocok untuk kulit kamu, jika terjadi iritasi, hentikan pemakaian. sekian dari saya, semoga bermanfaat :)

Manfaat menulis di buku diary

Halo gan, 
Kali ini saya akan membahas tentang apa itu buku diary, dan apa saja manfaatnya. Mungkin banyak dari kalian yang masih bingung mau curhat kemana disaat ada masalah, saat semua orang sibuk dengan semua urusannya dan bingung mau curhat kemana. Apalagi saat berantem sama pacar, sahabat, bahkan ketika dimarahi ortu. Gak usah bingung, luapkan saja ke buku diary.
Memangnya apa sih buku diary itu?
Buku diary ( Harian) adalah catatan pribadi yang berisi kegiatan sehari-hari, apa saja yang dialami penulis. mulai dari kejadian konyol, marah, bahkan sedih yang gak bisa diceritakan ke orang lain. 

Banyak manfaat nya, yaitu :
  1. Untuk mendokumentasikan peristiwa atau kegiatan sehari-hari baik sebagai kenang-kenangan.
  2. Untuk mencurahkan isi hati (curhat), obat stress, meluapkan emosi, menyampaikan keluh kesah, atau mengekspresikan fikiran ke dalam tulisan.
  3. Untuk berkreasi. Misalnya, untuk menyimpan suatu karya cerita hasil kreasi fikiran kita agar tidak hilang/lupa.
  4. Untuk mengingat hal-hal yang sudah terjadi dengan membaca nya kembali.

Banyak lagi manfaat dari menulis di buku diary. mungkin ketika kita bicara permasalahan kita ke orang lain, takut disebar ke yang lain dan permasalahan semakin ruwet. Buku diary saksi bisu yang dijamin aman. itu juga menjadi alternatif untuk yang suka update status seperti curhat, yang mungkin orang lain akan mengejudge nya, mendingan tulis aja di buku diary. kita dapat terhindar dari ledekan orang lain. :D


Sekian post dari saya, semoga bermanfaat :)

Sunday, February 8, 2015

Perkenalan diri

Assalamu'alaikum,
Pertama kali nya saya ngeblog nih, masih tahap belajar.
Ada pepatah mengatakan "tak kenal, maka tak sayang,"
Maka sedari itu, saya mau perkenalan diri dulu,
Perkenalkan, nama saya Siti saroh, saya anak ketiga dari 3 bersaudara.
Saya mahasiswi di Universitas Dharmawangsa, fakultas Ekonomi akuntansi  semester 2,
alumni SD 065004, SMP Negri 38 Medan, SMA Laksamana Martadinata.
Saya pencinta warna ungu, apapun yang berwarna ungu saya suka.
Mungkin singkat saja perkenalan dari saya,
nantikan post blog saya selanjutnya, hehe ^^

wassalam...